Istilah-Istilah Dalam Fotografi Yang Wajib Kalian Ketahui

Istilah-Istilah Dalam Fotografi Yang Wajib Kalian Ketahui. Bagi anda yang baru saja ingin menekuni hobi fotografi kalian, ada baiknya untuk mengenal istilah-istilah dalam fotografi. Hal ini dapat membantu kalian menghasilkan foto/gambar yang lebih bagus dan menjauhkan kalian dari tindakan asal jepret. Berikut ini adalah istilah-istilah dasar yang harus kalian ketahui dalam fotografi:

Istilah-Istilah Dalam Fotografi Yang Wajib Kalian Ketahui

  • Aperture, Diafragma atau Bukaan

Bagi para fotografer profesional sudah pasti tidak asing lagi dengan istilah ini, tetapi tidak untuk para pemula yang baru saja menekuni bidang fotografi pastilah sangat bingung. Istilah ini biasa sering disebut dengan lensa, fungsinya adalah menangkap intensitas cahaya yang masuk dalam kamera. Jika bukaan lensa semakin besar maka akan besar pula daya menangkap cahayanya. Biasanya hal ini disebut dengan Depth of Field (DOF) dan berpengaruh pada ruang ketajaman sebuah gambar.

  • Speed

Istilah speed dalam fotografi sudah pasti mengenai kecepatan. Kecepatan disini maksudnya adalah kecepatan suatu kamera dalam menangkap sebuah objek/gambar. Kamu bisa mengganti speed sesuai dengan kemauan kalian dan objek yang akan difoto. Speed yang diatur dengan cepat dapat membekukan suatu foto. Begitu pula sebaliknya, speed yang lambat akan menghasilkan gambar yang pecah/shake.

  • Depth of Field (DOF)

Istilah DOF dalam fotografi adalah ruang tajam dalam hasil foto/objek. Ruang tajam tersebut melingkupi bagian yang blur dan focus. DOF sangat dipengaruhi oleh faktor Aperture, Diafragma atau Bukaan seperti diatas. Besarnya suatu diafragma akan mempersempit ruang tajam/DOF sebuah foto yang didapatkan.

  • ISO

ISO berpengaruh pada tingkat sensifitas sebuah cahaya. Jika angka pada ISO semakin besar maka akan semakin sensitif dalam menangkap sebuah cahaya, tetapi hasil pada sebuah foto akan menimbulkan efek noise.

  • Mode Dial
    Mode Dial biasanya sudah ada di kamera digital SLR ataupun kamera saku. Baik dalam bentuk panel putar ataupun tombol. Biasanya terdapat 5 macam mode dial standar pada kamera digital:

    • Manual, kalian dapat memulai bereksperimen dari pengaturan, Speed, WB dan sebagainya.
    • Auto, pengaturan yang paling mudah dalam kamera digital. Karena semuanya sudah diprogram dan diatur secara otomatis, pengguna kamera tinggal menekan tombol shutter dan langsung menghasilkan sebuah foto.
    • Aperture Priority, Kecepatannya telah teratur secara otomatis dan bukaan/diafragmanya dapat kita atur sesuai dengan kebutuhan sendiri.
    • Speed Priority, Cara kerjanya merupakan kebalikan dari Aperture Priority.

 

  • Stop Bath

Merupakan sebuah cairan larutan penyetop yang digunakan untuk menahan atau menghentikan seketika pengembang pada kertas foto atau film. Selain digunakan untuk menghentikan proses terjadinya, stop bath juga dapat digunakan sebagai larutan fixer dalam membuat cetakan foto atau film agar lebih tahan lama.

  • Tripod

Merupakan suatu alat berkaki tiga yang digunakan sebagai penyangga kamera yang dapat dipendekkan dan dipanjangkan sesuai dengan keinginan. Alat ini berfungsi mengatasi goyangan pada saat melakukan pemotretan menggunakan kamera berlensa telefoto.

  • Through The Lens Metering (TTL)

TTL merupakan sistem mengukur cahaya menggunakan lensa. Sering juga disebut sebagai Off the Film Metering (OTF). Untuk mendapatkan pengukuran yang tepat, kamera harus diisi film terlebih dahulu atau cara lainnya adalah dengan menggantinya dengan kertas buram yang ditaruh pada jendela lintas film dan tutupi seluruh jendela. Jika tidak ditutup maka kalian bisa mendapatkan kalkulasi penghitungan yang salah karena sensor pada kamera membaca plat hitam yang menekan film.

BACA JUGA: 7 Hal Dasar Yang Perlu Dipelajari Oleh Fotografer Pemula

 

1 Comment

  • pas gua baca2 artikel ini gua baru ngerti dah gunanya ISO itu buat apaan, awalnya gua kira cm file yang berbentuk ISO haha

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *